TMMIN Raih Penghargaan Primaniyarta

0

mobilmotor – Konsistensi brand Toyota dalam mempertahankan dan meningkatkan kinerja ekspor dianugerahi penghargaan  Primaniyarta. Tahun ini TMMIN menerima penghargaan itu  ke-10 kalinya  penghargaan ekspor untuk kategori “Eksportir Berkinerja”.

Penghargaan Primaniyarta ini diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla yang didampingi oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kepada Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono dalam acara pembukaan Trade Expo 2019 yang berlokasi di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai, Tangerang.

“Selama lebih dari 30 tahun, brand Toyota diuji menghadapi berbagai macam kondisi global untuk tetap bisa menghadirkan sumbangsih bagi perekonomian negeri ini. Naik turun kinerja ekspor telah kami alami sehingga menjadi pelajaran berharga dalam menyusun langkah-langkah strategis berikutnya,” ungkap Warih Andang Tjahjono Presiden Direktur TMMIN.

Produk ekspor 9 model kendaraan utuh (Complete Built Up/ CBU) bermerek Toyota yang dimanufaktur di fasilitas produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yaitu Fortuner, Innova, Vios, Yaris, Sienta, Rush, Avanza, Agya dan Townace/Liteace, sepanjang tahun 2019 hingga bulan September tercatat 158,700 unit atau meningkat tipis 3% dibandingkan capaian tahun lalu,  154,600 unit.

f6fa764d-4ef6-46cd-8b41-391480b3d5e5Brand Toyota  memulai  ekspor di tahun 1987 dengan mengirim Kijang generasi ke-3 (Kijang Super) ke negara-negara di kawasan Asia. Pada tahun 2004 kegiatan ekspor Toyota dimulai sejak berjalannya proyek Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV).

Salah satu basis produksi Kijang Innova dan Fortuner di kawasan Asia-Pasifik, memberikan peluang  bagi Toyota Indonesia untuk memperluas penetrasi ke pasar global selain memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Toyota dan grupnya di Indonesia termasuk Daihatsu, berupaya mempertahankan  ekspor dengan  menambah varian ekspor dengan mengonversi model yang eksis seperti cash carrier, ambulans dan kendaraan patroli polisi.

Tahun 2018 lalu ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota mencapai  206.000 unit.  Tahun 2019 ini ekspansi ekspor  ke negara-negara di kawasan Amerika Tengah dan Selatan serta beberapa negara Mekong.

234f1a83-9e1c-4fd5-8ce3-4c2b44082f96Sepanjang Januari hingga September 2019, Toyota telah mengapalkan kendaraan terurai (Complete Knock Down/CKD)  34.300 unit, mesin utuh tipe TR dan NR berbahan bakar bensin maupun etanol 93.100 unit serta komponen kendaraan  73,8 juta buah.

Lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Pasifik, Timur Tengah, Amerika Tegah dan Selatan serta Afrika menjadi destinasi ekspor brand Toyota.

“Kami memandang bahwa investasi yang berorientasi ekspor harus terus didorong, terlebih bagi industri dengan produk ekspor berteknologi tinggi. Pengalaman selama 30 tahun dalam merambah pasar global membentuk DNA serta mentalitas Toyota dan grupnya di Indonesia untuk menghadirkan produk yang berorientasi ekspor,” tutur Bob Azam Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN.

“Penghargaan ini menjadi pemicu semangat kami sebagai Toyota grup di Indonesia untuk  memberikan lebih banyak sumbangsih bagi perkembangan industri otomotif nasional, termasuk dalam menyongsong era teknologi kendaraan elektrifikasi dan ramah lingkungan,” pungkas Warih. (UK)

Read more:
garda-oto-31-8-2016_07
FORWOT dan Asuransi Astra Gelar Workshop Insurance

mobilmotor.co.id - Asuransi Astra melalui produk asuransi kendaraan andalannya, Garda Oto, menggelar acara "Workshop Insurance" bersama media-media otomotif nasional yang...

Close