Kondisi Ekstrem Saat Pengereman Stop and Go

0

mobilmotor – Mengemudikan kendaraan di kemacetan atau di kondisi stop and go dibutuhkan kondisi sistem pengereman yang prima agar kendaraan dapat dikontrol sempurna dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Tapi kenapa harus prima jika pada jalanan macet kendaraan lebih sering diam daripada berjalan?

Pengereman di kondisi macet dan stop and go memang terkesan sepele, tapi yang terjadi adalah pada situasi tersebut komponen pengereman mengalami beban berat karena terlalu sering rem diinjak dalam waktu lama sehingga mengakibatkan komponen rem mengalami gesekan terus-menerus, ini mengakibatkan peningkatan panas terutama pada piston dan kanvas rem. Kondisi ini membuat performa pengereman menurun dan akan lebih fatal lagi apabila cairan rem sebagai media penghantar gerak tidak mampu memberikan perlindungan secara maksimal.

Walau demikian gejala peurunan fungsi rem bisa kita kenali jika di perjalanan terdapat suara berdecit saat mengerem, mobil cenderung condong ke kiri atau ke kanan saat mengerem, terjadi getaran saat pengereman normal, rem berasap yang dikarenakan adanya kemacetan di piringan rem dengan kanvas rem, dan satu lagi yang paling berbahaya adalah terjadinya rem hampa dimana ketika tuas rem diinjak kendaraan tak mampu berhenti atau blong.

Screen Shot 2018-02-26 at 13.06.49Rem blong umumnya disebabkan cairan rem sudah tidak mampu lagi menahan panas akibat gesekan pengereman secara terus menerus sehingga menimbulkan ruang udara atau lebih dikenal dengan rem palsu selain itu juga karena mutu cairan rem kurang bagus atau sudah turun kualitasnya akibat pemakaian yang terlalu lama (idealnya minyak rem diganti setiap 20.000 Km atau 1 tahun)

Oleh karena itu sangat penting mengecek kondisi sistem rem secara berkala dan tak lupa perhatikan kualitas minyak remnya karena minyak rem ini bisa dibilang sebagai darahnya sistem rem. Semakin berkualitas minyak rem tersebut semakin optimal kinerja rem dan semakin awet komponen di sistem rem. Tapi bagaimana memilih minyak rem yang bagus?

Setiap kendaraan mempunyai spesifikasi minyak rem yang berbeda-beda, silahkan melihat buku manual kendaraan apakah pabrikan merekomendasikan minyak rem DOT 3, DOT 4, DOT 5 atau DOT 5.1. Namun untuk keamanan berkendara yang terpenting adalah kualitas minyak rem itu sendiri. Minyak rem berkualitas pasti memiliki titik didih tinggi dimana titik didih ini berperan penting dalam kinerja sistem rem dan pada umumnya minyak rem berkualitas sudah memenuhi bahkan melampaui standarisasi dunia.

Sebagai bahan pertimbangan, perlu dipilih minyak rem dengan merek terpercaya yang telah memiliki kredibilitas internasional dan aktif diajang balap professional kelas dunia karena hal ini sebagai pembuktian bahwa di kondisi ektrem sekalipun kendaraan tetap melakukan pengereman dengan baik.

Screen Shot 2018-02-26 at 13.08.38

Selain itu perlu diperhatikan juga komposisi minyak rem yang memiliki formula aktif dalam melindungi komponen sistem rem dari korosi, karat dan oksidasi sehingga sistem rem akan lebih awet dan aman di segala kondisi pemakaian kendaraan.

Dengan pemilihan minyak rem yang berkualitas kita menjadi lebih dapat mengatisipasi kegagalan fungsi rem pada situasi dan kondisi perjalanan yang terberat atau terburuk sekalipun seperti di kondisi kemacetan stop and go maupun di kecepatan tinggi.

PRODUK minyak remSTP sebagai brand dari Amerika yang produknya telah dipasarkan dilebih dari 200 negara di dunia sejak tahun 1954 dan aktif dalam ajang balap Nascar, kini menghadirkan STP Brake Fluid dengan ACTIVGARD Technology.  STP Brake Fluid secara aktif melindungi sistem rem untuk performa pengereman dapat lebih pakem, awet dan aman.

Keuntungan minyak rem STP Brake Fluid with ACTIVGARD technology adalah :
– ACTIVGARD menjaga dan melindungi seal karet di sistem rem agar tidak mudah mengeras, getas dan bocor sehingga rem akan lebih awet.
– ACTIVGARD melindungi komponen besi/metal dari karat dan korosi yang terdapat di sistem rem.
– ACTIVGARD melindungi pipa capiler sistem rem dari hambatan akibat pembentukan endapan karena oksidasi sehingga melancarkan sirkulasi minyak rem.
– ACTIVGARD menjaga boiling point di atas standarisasi minimal (Hot & Wet Boiling Point) sehingga performa sistem rem lebih pakem saat dikondisi stop-and-go maupun kecepatan tinggi.
– ACTIVGARD dapat mengikat unsur air akibat kelembaban udara di dalam sistem rem sehingga tidak menyebabkan oksidasi dan menghindari rem blong akibat angin palsu.
– ACTIVGARD melampaui standarisasi FMVSS No. 116, SAE J 1703, SAE J 1704, Standar Nasional Indonesia (SNI 06-2769-1992) dan ISO 9001:2015 yang disertifikasi TÜV SÜD KAN

Agar berkendara lebih nyaman dan terutama di kondisi lingkungan beriklim tropis, pastikan Anda menggunakan STP Brake Fluid with ACTIVGARD technology. Produk ini kompatibel dengan tipe sistem rem semua kendaraan pabrikan Jepang dan Eropa serta bersifat netral atau dapat dicampur minyak rem merek lain dengan kualifikasi DOT & kualitas yang sama.

Read more:
Front-three-quarters-of-the-2014-Suzuki-SX4-S-Cross
India dan Inggris Siap Sambut Suzuki SX4 S-Cross Diesel AMT

Suzuki tengah mempersiapkan  SX4 S-Cross diesel AMT yan akan mengisi pasar hatchback di India pada Mei 2015. Sementara di Inggris,...

Close