Produksi Mobil Listrik Ditargetkan 2025

0

mobilmotor.co.id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Yusuf Kalla, membuka The 12th Gaikindo International Automotive Conference (GIAC), ke-12 dengan tema “Rise of the Future Mobility”, 11 Agustus 2017. Ia memaparkan pentingnya perkembangan Industri otomotif Indonesia, karena sektor tersebut mempunyai multiplay effect terhadap industri dan sektor lainnya.

“Industri kendaraan sangat menentukan karena akan memberi dampak langsung dan berkelanjutan terhadap industri lainnya, sehingga apabila industri mobil di Indonesia terus berkembang, maka akan ada sekian ratus ribu industri lainnya yang ikut berkembang. Selain itu akan lebih banyak kesempatan lapangan kerja bagi jutaan orang,” katanya.

Dalam pidatonya, Yusuf Kalla menjelaskan bahwa perkembangan mobil listrik merupakan suatu tantangan yang terjadi di industri otomotif dan harus dijalankan sebaik-baiknya. Saat ini pemerintah telah merencanakan program untuk menyediakan tenaga listrik.

“Indonesia memerlukan tunjangan dari Pemerintah dan Kementrian Perindustrian dalam memberikan kemudahan dan aturan-aturan-aturan yang baik terhadap mobil listrik. Saat ini pemerintah telah merencanakan program untuk menyediakan tenaga listrik.”

Wapres menambahkan bahwa yang menjadi tantangan untuk mobil listrik adalah sumber daya listriknya, namun tidak perlu dikhawatirkan, karena setiap lima tahun, pemerintah setidaknya akan membangun 35.000 megawatt.

Nantinya tenaga listrik dapat memadai kebutuhan listrik bagi 400.000 mobil listrik yang ditargetkan akan diluncutkan pada 2025. (UK)

Read more:
nissan-370z-nismo-my2015-2000px
Fokus Aerodinamika

Terdapat tampilan baru mobil sport lansiran Nissan yang berlangsung di acara ZDayZ tahunan, yang diselenggarakan tahun ini di Fontana Dam,...

Close