Tips Antisipasi Musim Hujan

0

mobilmotor.co.id – Kondisi cuaca yang tidak menentu. Posisi geografis Indonesia yang terletak diantara Benua Asia dan Australia dan diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, serta dilalui garis katulistiwa. Perubahan cuaca dapat terjadi kapan saja. Belakangan ini di beberapa wilayah mulai sering turun hujan.

Walau mobil selalu dirawat, tiba saatnya untuk lebih detail mempersiapkan kendaraan dalam menghadapi musim hujan agar perjalanan aman dan nyaman.Selain itu, pengemudi wajib lebih berhati-hati terhadap kondisi permukaan jalan yang basah dan licin.

Hal-hal kecil untuk mempersiapkan kendaraan dalam menghadapi musim hujan dapat dengan mudah dilakukan sendiri sbb:

– Periksa kerja wiper, baik karet maupun tangkai wiper apakah bekerja dengan maksimal. Cek karet wiper, ganti jika sudah tidal layak. Salah satu penentu keselamatan adalah visibilitas yang baik bagi pengemudi. Jika tidak dapat melihat dengan baik dapat membahayakan seluruh penumpang. Jangan lupa untuk memeriksa wiper belakang. Wiper yang sudah tidak layak pakai juga dapat membuat kaca mobil baret.

– Selain wiper, air penyemprot kaca juga punya andil besar pada saat turun hujan dan pasca hujan. Kebutuhan air yang disemprotkan ke kaca depan bukan pada saat hujan besar, melainkan saat gerimis dan saat hujan baru saja berhenti. Cipratan air dari ban mobil di depan justru lebih kotor dibandingkan curahan air hujan deras dan akan sangat menghalangi pandangan ke depan. Karena itu kaca depan sangat perlu dibersihkan dengan air bersih.

BERSIHKAN SALURAN_okIsi dan periksa secara berkala air pada tabung washer. Bersihkan lubang jalannya air wiper untuk menghindari macet jalannya air saat dibutuhkan. Bisa menggunakan klip kertas atau peniti untuk membersihkannya. Setelah itu coba apakah air keluar dengan lancar dan arah air sudah benar. Setel jika arahnya tidak tepat. Jika lubang tidak mampet tetapi air tidak keluar, kemungkinan motor washer rusak.

– Periksa kondisi telapak ban. Pastikan telapak ban masih tebal sesuai anjuran pabrikan ban tersebut. Selain itu cek kondisi ban jangan sampai ada yang melendung atau aus tidak rata. Ban melendung bahaya pecah saat melintar di lubang yang tertutup genangan air. Ban aus tidak rata menyebabkan buangan genangan air yang dilintasi tidak maksimal (aquaplaning) sehingga membahayakan kendaraan.

– Lakukan service rem untuk membersihkan kotoran akibat lumpur pada genangan air yang dapat merusak cakram rem. Sambil Service rem, sekalian periksa pula kondisi suspensi mobil. Suspensi yang sudah rusak dapat menyulitkan pengendaraan pada jalan basah dan licin. Bila sulit melakukan sendiri untuk kedua hal ini, silahkan bawa ke bengkel langganan.

– Sehabis kena hujan, cuci mobil hingga benar-benar bersih termasuk bagian kolongnya. Lumpur yang menempel pada kolong mobil, jika di diamkan lama kelamaan akan menyebabkan korosi. Membiarkan air hujan kering dengan sendirinya dan berulang-ulang akan cepat merusak cat dan dapat menyebabkan korosi. Jangan lupa untuk membersihkan karpet dalam. Cuci dengan bersih, vacuum karpet dasar jika perlu agar kotoran yang sudah mongering tidak tersedot AC. Kotoran yang tersedot membuat kerja evaporator berat, blower AC bisa mampet.

– Hal penting lainnya adalah penerangan malam hari dikala hujan. Pastikan lampu depan hidup dan terang. Jika rumah lampu berembun atau kotor, buka dan bersihkan dengan air sabun kemudia lap hingga benar-benar kering. Langkah ini untuk menghindari korosi pada material besi yang ada. Reflector yang bersih memberikan penerangan yang baik bagi pengemudi.
– Jangan lupa memeriksa fog lamp, karena memberi andil penerangan saat hujan deras.

Read more:
foto
Abarth, Pabrikan asal Italia resmi mendirikan Showroom dan bengkel pertama di Asia Tenggara

Jakarta, Indonesia menjadi Negara pertama di kawasan asia tenggara yang menjadi tempat berdirinya showroom dan bengkel terbesar dari produsen mobil...

Close