Cara Kerja Spidometer

0

mobilmotor.co.id – Spidometer berfungsi mengukur kecepatan kendaraan mobil Anda. Terdapat dua jenis spidometer, yaitu spidometer analog dan digital. Keduanya memiliki cara kerja yang berbeda.

Spidometer analog bekerja menggunakan mekanisme roda bergigi yang terhubung ke poros roda dan dilengkapi dengan jarum sebagai penunjuk kecepatan di instrument cluster mobil Anda. Pada indikator tertulis angka dari 0 sampai kecepatan maksimum. Jenis analog tersebut dioperasikan melalui kabel yang dilengkapi dengan kawat baca. Keunggulan spidometer analog adalah harga suku cadangnya terjangkau dan mudah didapat di setiap diler resmi.

Sementara itu, spidometer digital menggunakan pulsa magnetik dan pulser di roda (sistem gigi). Putaran roda depan melalui sistem gear memutar kawat kopel yang terhubung ke instrument cluster mobil Anda. Di dalam instrument cluster tersebut, kawat spidometer memutar roda berlubang. Di setiap lubang yang melalui optokopler akan dihasilkan sinyal logic 1. Sinyal tersebut akan berkerja secara terus menerus selama roda depan berputar. Sinyal logic ini dihitung melalui microcontroller untuk kemudian ditampilkan melalui LCD 7-segmen yang juga dapat mengalkulasi jumlah digit di belakang koma.

Kelebihan spidometer digital adalah dapat membaca angka lebih presisi jika dibandingkan dengan spidometer analog. Meski begitu, spidometer digital juga memiliki kelemahan, yaitu saat sistemnya terkena debu, pembacaannya menjadi kurang akurat. Hasilnya, sistem pun tidak dapat memberikan info yang melalui pulsa ke indikator.

Perbedaan spidometer digital dengan spidometer analog yang dibuat oleh Otto Shulze bisa ditemukan di bagian penghubungnya yang menggunakan poros putar. Spidometer rancangan Otto Shulze terhubung pada putaran mesin, sedangkan spidometer digital yang kini banyak digunakan terhubung dengan poros roda depan mobil. Di poros roda depan mobil dipasang sebuah roda gigi yang ikut berputar bersama putaran roda mobil. Roda gigi ini terhubung dengan roda gigi kedua yang memutar sebuah kabel baja fleksibel berbentuk persegi yang menghubungkan putaran poros roda ke bagian belakan spidometer. Karena kabel ini fleksibel kedudukannya dalam sebuah pembungkus, kabel ini mampu berputar sesuai dengan kecepatan putaran roda mobil.FB01-60-070ADetail

Ketika kabel yang berputar terhubung ke bagian belakang spidometer, akan terdapat sebuah magnet permanen yang dipasang di ujung kabel baja yang berputar dengan keceparan putar yang sama dengan putaran roda kendaraan.

Cara perawatan kabel spidometer

Spidometer digital perawatannya cukup mudah karena menggunakansensor optik. Anda cukup melakukan pengecekan rutin arus tegangan aki agar performa aki terjaga dengan baik sehingga indikator digital dapat selalu bekerja secara maksimal. Sementara itu, untuk perawatan spidometer analog, karena jenis ini mengandalkan pertautan gigi, Anda cukup melumasi bagian tersebut secara rutin.

Read more:
Dealer Honda Arista Ringroad
Dekatkan Diri ke Konsumen, Honda Resmikan Dealer yang ke-4 di Kota Medan

mobilmotor.co.id - Di penghujung bulan Oktober 2016, PT Honda Prospect Motor meresmikan dealer 3S yang ke-4 di Kota Medan, yakni...

Close