Bukan Sekadar Gaya

0

mobilmotor.co.id – Pesatnya perkembangan industri otomotif di Indonesia membuat maraknya pendatang-pendatang baru dalam industri otomotif di tanah air. Pesertanya kini mulai dari kendaraan roda dua sampai kendaraan roda empat; mulai dari kelas LCGC sampai sedan eksklusif. Hal ini menjadi dasar tumbuhnya produsen aksesori kendaraan. Salah satunya adalah industry exhaust system (di Indonesia sering dikenal sebagai “knalpot”).

Muffler merupakan bagian dari exhaust system dan merupakan salah satu peranti yang dilirik oleh para modifikator kendaraan, baik untuk sekedar merubah penampilan kendaraan agar lebih sporty maupun agar mendapat suara garang, hingga modifikasi kendaraan yang turun diarena balap.

Penggantian muffler sudah dikenal sejak dahulu. Namun, seiring bertambahnya wawasan para pemodifikasi tentang muffler, kebingungan dalam memilih muffler yang sesuai kebutuhan justru juga semakin bertambah. Hal ini terjadi karena banyak sekali pilihan aftermarket muffler yang beredar di pasaran.

Muffler berfungsi “to muffled the sound”; yang berarti membungkam suara. Jenisnya pun bermacam-macam. Jika dilihat dari cara kerjanya, ada jenis yang memantulkan suara sehingga terjadi “sound cancel”.

Agar tidak bingung saat memilih muffler untuk mobil Anda, sebaiknya Anda perhatikan dulu hal-hal berikut.

  1. 1. Ketahui tenaga potensial kendaraan anda (horse power dan torsi);
  2. 2. Jangan pernah memilih muffler hanya dari tampilan luarnya;
  3. 3. Perhatikan rangkaian pipa-pipa yang berada di dalam muffler, apakah sesuai dengan tenaga potensial mobil Anda atau tidak.

20160415_203359

Jika Anda memodifikasi exhaust system dengan mengganti muffler bagian belakangnya saja, suara yang dihasilkan sama sekali tidak akan menganggu kenyamanan berkendara. Muffler yang baik adalah muffler yang dapat membantu meningkatkan momen puntir/ torsi di putaran mesin/ rpm bawah sampai tengah. Selanjutnya, apabila Anda dapat membuka tenaga lebih baik di rpm bawah sampai tengah, tidak mustahil jika puncak tenaga mobil Anda pun akan bertambah. Muffler dengan design yang tepat umumnya dapat mendongkrak tenaga. Jika torsi yang meningkat dari rpm bawah bisa menambah horse power di rpm atas, Anda bisa mendapatkan efiensi bahan bakar.

Sampai saat ini masih banyak para tuner yang menganggap muffler sebagai penghambat gas buang dan membuang tenaga mesin. Namun, sebenarnya pernyataan ini juga kurang tepat. Mobil yang masih beroperasi di bawah 9.000 rpm dan dengan spesifikasi cam yang umum atau sekitar 230 derajat exhaust cam nyatanya masih sangat membutuhkan torsi di rpm bawah.

Jadi, sebelum melakukan modifikasi, ada baiknya Anda melakukan konsultasi dengan product consultant untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan. Ingat, jangan asal gaya.

Read more:
TATA HEXA 3
Geneva Motor Show 2015 Tata Perkenalkan Konsep SUV Masa Depan

Tata Motors memperkenalkan sebuah mobil konsep Sport Utility Vehicle (SUV) Tata Hexa pada ajang Geneva Motor Show 2015. Pabrikan asal...

Close