Komparasi Bmw Gran Tourer, Mercedes-Benz B-CLASS, VW Touran

0

Ulasan

mobilmotor.co.id – Kalau dahulu ada ungkapan tidak ada pengganti untuk mesin berkapasitas besar, tampaknya hal itu kini sudah perlu dikoreksi secara terukur. Sebab, saat ini mesin berkapasitas besar bukan lagi menjadi jaminan mencapai keunggulan performa, efisiensi bahan bakar, atau emisi gas buang yang sejalan dengan regulasi. Belakangan, perkembangan teknologi otomotif yang begitu pesat telah mampu menghasilkan mesin dengan performa optimal walau kapasitasnya relatif kecil. Caranya adalah dengan menerapkan sistem induksi paksa berupa turbocharger atau supercharger atau kedua-duanya dan disertai dukungan teknologi tambahan, seperti sistem injeksi langsung. Berbekal instalasi perangkat dan teknologi tersebut, unjuk kerja mesin bisa ditingkatkan  sampai tingkat tertentu yang mungkin sedikit berbahaya karena berpotensi memperpendek usia pakai mesin.

Di beberapa negara, tren penggunaan mesin berkapasitas kecil dengan performa setara mesin berkapasitas besar dikenal dengan istilah downsizing. Tren ini kian berkembang karena adanya tuntutan efisiensi dan emisi yang kian ketat. Di sisi lain, performa juga harus terus meningkat.

Di Indonesia, secara perlahan namun pasti, sejumlah pabrikan otomotif mulai memasukkan mobil-mobil yang sudah menerapkan teknologi downsizing ini, seperti yang dilakukan Ford untuk EcoBoost-nya, lalu BMW, MINI, dan sejumlah pabrikan lainnya. Tentu bukan sekadar latah ikut-ikutan tren. Beberapa pabrikan merasa memang sudah waktunya menghadirkan produk yang menerapkan teknologi downsizing tersebut.

Jika awalnya downsizing diterapkan dalam mobil-mobil kecil, seperti hatchback, kini penggunaannya berkembang dalam mobil-mobil berukuran besar, seperti sedan besar dan MPV. Kita bisa melihat bahwa mobil sekelas MINI dan BMW (Seri 2) juga sudah menggunakan teknologi downsizing untuk mesin-mesin mereka. Pabrikan lainnya pun demikian.

Dalam “Komparasi” kali ini, terdapat tiga kontestan yang boleh disebut semuanya menampilkan inovasi terbaru di sektor teknologi downsizing. BMW Seri 2, lalu Mercedes-Benz B-Class dan VW Touran adalah kandidat tepat. Ketiganya menerapkan mesin dengan kapasitas yang relatif kecil, namun menawarkan performa yang impresif.  Selain itu, lihat pula dimensi bodi yang harus digotong oleh mesin kecil tersebut. Bodi ketiganya memang bisa dibilang relatif besar.

Kesan pertama yang muncul mungkin adalah underpower. Nyatanya, bekal teknologi downsizing mampu menjawab tantangan mesin kecil menggotong bodi besar. Teknologi downsizing juga sekaligus membuktikan bahwa mesin berkapasitas kecil dapat menjadi raksasa mini yang harus diperhitungkan oleh pabrikan lain yang menerapkan mesin berkapasitas besar.

Melihat ketiga peserta kali ini, ketiganya memang memiliki keunggulan masing-masing. Mercedes-Benz dan VW telah menegaskan karakter dasar produk yang mereka ciptakan. Mercedes-Benz menghasilkan nuansa hatchback yang kental, sedangkan VW menghadirkan aura MPV boxy yang tegas. Sementara itu, BMW tetap setia dengan jalur sedan/ estate saat menciptakan Seri 2. Setiap produk menawarkan karakter khas masing-masing dan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tinggal kembali pada konsumen untuk menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka.

Bmw Gran Tourer

All New BMW Gran Tourer pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pergelaran GIIAS 2015 dan sekaligus menciptakan segmen dengan  aspek serbaguna, ruang kabin  luas, dan pemakaian praktis. Selain itu, Gran Tourer juga merupakan mobil pertama BMW dengan sistem penggerak roda depan dan juga produk pertama BMW di segmen MPV 7 penumpang. Melihat dimensinya, mobil ini memiliki ukuran  yang kompak dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia yang memiliki mobilitas tinggi.

BMW Gran Tourer tampil sporty dan dinamis serta dilengkapi dengan lampu depan LED sehingga lebih hemat daya listrik, namun sama terangnya dengan sistem lampu Xenon. Lampu depan didampingi LED Cornering Light untuk menerangi sisi jalan  saat mobil berbelok pada kecepatan 40—70 km/jam. Untuk menambah kesan sporty, bagian depannya juga telah dilengkapi lampu kabut dan pelek alloy 18 inci.

Kabin Gran Tourer menawarkan aura elegan dan mewah. Kabinnya juga lapang dengan kapasitas angkut sampai 7 penumpang. Plafon atap yang tinggi memberikan visibilitas yang jelas ke segala arah bagi pengemudi dan penumpang. Ditambah lagi dengan ruang kaki yang luas untuk penumpang baris belakang, kabin Gran Tourer benar-benar meemberikan kenyamanan untuk seluruh penumpang. Interior diberi sentuhan  black high gloss dengan garis aksen pearl gloss chrome sehingga terkesan  elegan. Kenyamanan interior dioptimalkan melalui BMW Media dengan layar 6,5 inci, fitur CD, USB, AUXIN Bluetooth yang bisa diaktifkan melalui iDrive, dan BMW Apps untuk ponsel pintar. Sistem tata suara didukung amplifier 205 Watt dengan 7 speaker.

BMW Gran Tourer digerakkan mesin 3 silinder 1,5 liter Turbo, Valvetronic, Double Vanos, dan mampu menghasilkan tenaga 136 tk pada 4.400 rpm serta torsi  216 Nm mulai 1.250 rpm dan dapat naik menjadi 226 Nm (overboost). Mesinnya dipadukan dengan transmisi otomatis Steptronic 6 percepatan yang dilengkapi mode Sport agar akselerasi semakin bertenaga dan perpindahan gigi semakin panjang.

Gran Tourer menganut suspensi depan Single Joint Spring Strut Axle yang memberikan pengaturan sempurna saat menikung atau berbelok. Suspensi belakang model Multi Link Plus dengan kontrol dan antiroll bar membuat mobil ini semakin stabil. Karakter suspensi Gran Tourer juga cenderung medium hard.

Untuk merasakan karakter sport yang kental, aktifkan dahulu mode Sport. Indikasinya akan terlihat di panel instrumen. Pepindahan gigi bisa dikontrol secara manual melalui tuas transmisi sesuai keinginan pengemudinya. Sensasinya mirip mobil sport sejati.

Plus

Performa, pengendalian, interior.

Minus

Suspensi, noise, jok belakang.

Kesimpulan

All New BMW Gran Tourer memiliki fitur modern dan aspek teknis yang lengkap. Hal ini menjadikan mobil ini lebih unggul dibandingkan pesaingnya. Gran Tourer cocok untuk digunakan sebagai alat transportasi ke kantor dan mobil keluarga. Penggunaan transmisi Steptronic menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan mobil sekelasnya.

Spesifikasi

Harga                         : Rp749 juta

Dimensi (P/L/T)      : 4.556/1.800/1.608

Wheelbase (mm)      :  2.780

Mesin

Tipe                            : I-3, DOHC 12 katup turbo, Valvetronic, Double Vanos

Kapasitas (cc)           : 1.499

Tenaga (tk/rpm)     : 136/6.000

Torsi (Nm/Rpm)     : 216/1.250

Transmisi                 : Otomatis, 6 percepatan Manual Shift

IMG_1817 IMG_1837 IMG_1802 DSC06887 DSC06885 DSC06877

Mercedes Benz B-CLASS

Menilik sekilas, sebagian orang akan mencari pilihan lain karena, harus diakui, desain eksterior mobil ini memang kurang me­narik. Namun, setelah mencermati  teknologi yang ditawarkan, jelas mobil ini sama seperti Mercedes-Benz lainnya. Bahkan, mobil ini menawarkan kemasan tata letak interior terbaru Mercedes-Benz yang juga menjadi basis bagi A-Class terbaru.

B200 Sport termasuk kategori Sport Tourer bersama A-Class dan GLA. Tak heran karena kesan sport dan touring memang melekat di MPV berkapasitas 5 penumpang ini. Tentu bukan itu saja daya tarik B-Class. Ada kejutan dalam hal konsumsi bahan bakar berkat penerapan fitur Start/Stop.

Mobil ini memiliki mesin 1.595 cc turbo bertenaga 154 tk dengan teknologi Blue Efficiency. Jadi, bukan saja mampu berlari mulai dari 0—100 km/jam dalam waktu di bawah 10 detik, mobil ini juga dirancang untuk hemat bahan bakar. Transmisi B200 memiliki gear ratio 7 percepatan, disertai 3 mode kerja, yaitu E (Economy), S (Sport), dan M (Manual). Di mode E, sensitivitas pedal gas dikurangi. Anda bisa menginjak gas agak dalam tanpa menambah konsumsi BBM. Perpindahan gigi juga bisa dilakukan lebih awal sehingga putaran mesin bisa terjaga di bawah 1.500 rpm. Saat melaju pada 100 km/jam dengan posisi gigi 7, mesin B200 hanya berputar 1.800 rpm sehingga  menjadikannya salah satu juara efisiensi bahan bakar.

Dari sisi akomodasi, B200 Sport punya ruang penumpang belakang dan bagasi yang luas. Sementara itu, penyetelan kursi pengemudi masih menganut sistem manual dengan metode putar yang dianggap lebih mudah dan praktis.

Spesifikasi

Harga                          : Rp565 juta

Dimensi (P/L/T)      : 4.359 x 1.786 x 1.557

Wheelbase (mm)      : 2.699

Mesin

Tipe                            : I-4

Kapasitas (cc)           : 1.595

Tenaga (tk/rpm)     : 115/5.300

Torsi (Nm/Rpm)     : 250/1.250—4.000

Transmisi                 : Otomatis 7 percepatan

Plus

Akselerasi, torsi.

Minus

Fitur, handling, desain interior.

Kesimpulan

Mercedes-Benz mengisi celah pasar di segmen yang unik. Ia bukan MPV, namun sosoknya mirip dengan MPV. Salah satu nilai jual unggulan yang ditawarkan oleh B-Class adalah konsumsi bahan bakar yang irit. Selain itu, ada driving mode yang bisa dipilih dan digunakan pengemudi untuk mendapatkan beragam karakter berkendara.

1013062_RP - B Class-60 1013066_RP - B Class-61 1013070_RP - B Class-62 1012923_RP - B Class-39 1012795_RP - B Class-27 1012862_RP - B Class-34

 

Volkswagen Touran

Salah satu nilai jual unggulan yang ditawarkan oleh Touran tentunya terletak pada mesin 1.4 TSI. Berbekal dukungan sistem Twin Charger (supercharger dan turbocharger), performa yang dihasilkan responsif dengan efisiensi yang impresif.  Pencapaian akselerasi dari 0—100 km/jam hanya dalam waktu di bawah 10 detik untuk MPV seberat 1.546 kg membuktikan bahwa MPV ini tidak boleh dianggap remeh. Begitu pula konsumsi bahan bakar yang mencapai 15 km/liter untuk jalan tol dan sedikit di bawah 10 km/liter saat pemakaian dalam kota. Keunggulan tersebut tidak hanya berasal dari performa mesin, tetapi juga karena dukungan transmisi otomatis 7 percepatan DSG yang legendaris.

Dari segi eksterior, Touran mengadopsi tampilan baru keluarga besar Volkswagen yang berlaku secara global. Lihat saja wilayah depan yang mencakup  lampu depan dan grille yang kini terlihat lebih elegan dan mewah. Desain bumper juga terkesan minimalis, namun terlihat modern. Aura minimalis dan minim guratan  tampaknya masih menjadi pakem desain VW sampai sekarang. Begitu pula tampilan  lampu belakang yang turut mengikuti gaya desain global VW sehingga terlihat sederhana, namun menciptakan kesan timeless atau abadi.

Kesan mewah yang menjadi ciri produk Eropa turut tersebar di seluruh kabin Touran. Kemudi multifungsi dan MID di dalamnya membantu kerja pengemudi. Sebagai MPV, Touran menawarkan konfigurasi kursi dengan pengaturan yang begitu mudah. Jika diperlukan, kursi tengah bisa dilepas jika konsumen ingin menampung barang  yang cukup besar. Sayangnya, harga Touran belum mampu bersaing dengan rival sekelas asal negeri mentari terbit.

 

Spesifikasi

Harga                         : Rp390 juta

Dimensi (P/L/T)     : 4.407 x 1.794 x 1.635

Wheelbase (mm)     : 2.678

Mesin

Tipe                           : I-4, DOHC 14 katup, Twin Charger TSI

Kapasitas (cc)          : 1.390

Tenaga (tk/rpm)    : 140/5.600

Torsi (Nm/Rpm)    : 220/1.250

Transmisi                : Otomatis, 7 percepatan Dual Clutch

Plus

Performa, kabin.

Minus

Harga.

Kesimpulan

Touran adalah sebuah MPV dengan performa luar biasa. Berbekal mesin 1,4 liter plus mesin Twin Charger, Touran tidak hanya menawarkan performa yang brilian, tetapi juga  konsumsi bahan bakar yang masih terbilang efisien. Tidak hanya performa, dimensi kabin yang cukup lega dan konfigurasi bangku yang praktis juga membuat Touran layak jadi pilihan. Ditambah lagi, kini Touran dilengkapi dengan transmisi otomatis 7 percepatan kopling ganda sehingga semakin efisien.

1061804_VW_7094 1061803_VW_7095 1029440_New Touran_15 1029424_New Touran_11 962570_VW_Touran_INT_002 962568_VW_Touran_HighLine_05

Read more:
nissan v-motion
Nissan VMOTION 2.0 Terpilih Sebagai Mobil Konsep Terbaik di NAIAS 2017

mobilmotor.co.id - Vmotion 2.0, kendaraan konsep milik Nissan yang menampilkan arahan desain sedan terbaru, memenangkan EyesOn Design Award sebagai Mobil Konsep Terbaik....

Close