Pasar Otomotif Lesu, Jaguar Land Rover Pangkas Biaya Produksi Tahunan

0

mobilmotor.co.id New York – Sebuah kabar terbaru dari Jaguar Land Rover yang tengah menyiapkan sebuah proyek yang dinamakan sebagai “Leap 4,5” yang di dalam proyek tersebut Jaguar Land Rover akan memotong biaya produksi hingga $ 6,8 milyar atau hampir setara dengan Rp 9,2 triliun.

Penghematan besar-besaran ini akan mendorong Jaguar Land Rover untuk mengembangkan sebuah model mobil terbaru dengan menggunakan platform yang sama dan bisa digunakan untuk membuat mobil baru lainnya. Sedangkan untuk perekrutan karyawan baru akan di tunda atau di tiadakan.

Kabar baiknya, penghematan biaya produksi ini tidak sampai hingga pengurangan jumlah karyawan (PHK). Karena Jaguar Land Rover mempertimbangkan rencana untuk meningkatkan produksi tahunan sebanyak satu juta unit pada akhir dekade ini. Sebelumnya, Jaguar Land Rover sudah mengumumkan hal ini dengan membangun pabrik baru di Slovakia yang akan mulai beroperasi pada tahun 2018 dan akan memproduksi 300.000 unit mobil per tahun.

Proyek Jaguar Land Rover yang melakukan penghematan besar-besaran ini tidak lepas dari lambatnya penjualan di Tiongkok yang mengalami penurunan hingga 32% pada Juli – September dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2014.

Selain itu, Jaguar land Rover membutuhkan dana tambahan untuk menutupi meningkatnya biaya yang berkaitan dengan regulasi standar emisi yang lebih ketat. Kabarnya, Jaguar land Rover mematok biaya tahunan dengan jumlah $ 4,5 milyar atau hampir setara dengan Rp 6,1 triliun.

Biaya ini tidak termasuk dengan biaya untuk penelitian, pengembangan dan model mobil baru akan diperkenalkan setelah Jaguar Land Rover mencapai target penjualan di tengah pasar otomotif yang sedang lesu pada saat ini. (MSH)

Read more:
bmw-m5-30th-anniversary-1
30 Tahun M5

Ternyata telah 3 dekade varian BMW seri 5 yang tampil sebagai varian paling berperforma, sejak penampilan perdananya di Amsterdam Motorshow...

Close