Tips & Trik Mengecek Kerusakan Bearing Roda

0

mobilmotor.co.id Tips&Trik – Berisik di bagian roda belum tentu disebabkan karena bearing roda. Lakukanlah pengecekan!

Bearing roda atau laher merupakan komponen yang berfungsi menjadi bantalan roda (ban) agar roda dapat berputar, apalagi roda depan yang menjadi bagian komponen mobil yang sangat penting. Selain menjadi media bergeraknya mobil, roda depan juga menjadi komponen yang berhubungan langsung dengan arah gerak mobil, faktor kenyamanan, dan keselamatan berkendara. Fungsi bearing ini membuat pemilik mobil harus cermat dalam mengecek dan mengetahui gejala-gejala kerusakan di bearing roda depan maupun belakang.

Kerusakan di bearing roda dapat diketahui dengan beberapa cara:

Pertama adalah ditandai dengan suara gemuruh. Semakin tinggi kecepatan mobil, maka suara pun semakin berisik. Biasanya, bearing roda depanlah yang sering bermasalah karena suara masuk ke kabin saat mobil mencapai kecepatan 40–50 km/jam.

Kedua, dengan cara roda depan tersebut didongkrak. Lalu, putarlah roda tersebut dengan tangan. Saat roda sedang berputar, peganglah shock breaker atau low arm. Rasakan. Bila terasa bergetar atau terjadi gesekan logam yang tidak diberi pelumas, maka dapat dipastikan bearing roda tersebut sudah rusak.

Ketiga, bisa juga saat roda terangkat karena didongkrak. Peganglah roda dengan tangan Anda, satu tanga memegan bagian atas ban dan satu tangan lagi memegang bagian bawah. Lalu, gerakkan tangan Anda.

Bila Anda merasakan ban tersebut ada gerak yang tidak wajar (oblak), dapat dipastikan bearing roda tersebut rusak dan perlu diganti. Maka, langkah berikutnya adalah segeralah bawa mobil Anda ke bengkel mobil terdekat sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah atau mengenai komponen lainnya.

Gangguan Bunyi
Perlu juga diketahui bahwa bunyi berisik atau dengung seperti bearing rusak bisa juga disebabkan oleh ban yang sudah aus atau benjol. Cara untuk memastikan bunyi dengung yang disebabkan oleh permukaan ban yang aus atau tidak rata sangat mudah. Gantilah atau tukarlah ban tersebut dengan ban serep atau menggunakan ban lain yang masih bagus permukaan kembangnya.

Setelah ban terpasang, jalankan mobil dengan kecepatan anatar 40–50 km/jam. Jika bunyi dengung atau berisik di roda hilang, maka dapat dipastikan ban tersebut penyebabnya. Tapi, jika bunyi dengung tidak hilang atau bunyi tetap berada di roda yang telah diganti bannya, maka bisa dipastikan bearing roda tersebut sudah rusak.

Read more:
Press Conference Pesta Keluarga New Ertiga 2015_1
Pesta Keluarga Suzuki New Ertiga

mobilmotor.co.id Jakarta - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) menggelar acara akbar ‘Pesta Keluarga New Ertiga’ di Sentul International Convention Center...

Close