Kapal Pinisi Ternyata Pernah Pakai Mesin Daihatsu

0

Masih dikawasan Pantai Tanjung Bira, Tim Terios 7 Wonders akan melihat lebih dekat cara pembuatan Kapal Pinisi yang merupakan destinasi ke-5 dari perjalanan Terios 7 Wonders “Amazing Celebes Heritage”.

Kapal Pinisi adalah kapal layar tradisional khas asal Indonesia, yang berasal dari Suku Bugis dan Suku Makassar di Sulawesi Selatan tepatnya dari desa Bira kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba.

Sejarah pembuatan Kapal Pinisi berawal dari saat kiamat dunia pertama, Nabi Nuh membuat perahu dengan satu pohon. Setelah Nabi Nuh barulah Sawiri Gadin muncul sebagai pembuat perahu pertama.

Syarifudin, seorang pembuat Kapal Pinisi bercerita, “ Perahu yang pertama kali dibuat diberi nama Pajalah, dan yang kedua Paturani, kemudian saat pembuat kapal berlayar dan melihat ikan dengan 2 sirip,sang pembuat kapal memodifikasi kapal dengan menggunakan satu tiang dan menggunakan layar yang diberi nama Lambopata”.

Syarifudin mengaku pernah membuat kapal Pinisi dengan berat 500 ton dengan mesin 12 silinder dan menjualnya seharga Rp 10 M. Pembuatan kapal Pinisi pun masih menggunakan alat-alat sederhana seperti palu, lem, bor, lem dan gergaji.

Saat ditanya lebih lanjut soal mesin yang digunakan, Syarifudin mengungkapkan “ Kami pernah membuat kapal Pinisi dengan menggunakan mesin Daihatsu dengan tenaga 190 hp”. (MSH)

 

Read more:
foto
Abarth, Pabrikan asal Italia resmi mendirikan Showroom dan bengkel pertama di Asia Tenggara

Jakarta, Indonesia menjadi Negara pertama di kawasan asia tenggara yang menjadi tempat berdirinya showroom dan bengkel terbesar dari produsen mobil...

Close