NanoFlowCell

0

Air Asin Sebagai Bahan Bakar

Teknologi nanoflow kini telah diterapkan pada mobil, seperti ditampilkan Quant Concept. Mobil limousine listrik tersebut ‘berbahan bakar’ air asin, dengan metoda nanoflow cell.

Metoda nanoflow sebenarnya sebuah proses elektrifikasi air garam, atau membangkitkan listrik dari air garam. Prosesnya, air garam dalam sebuah wadah atau aki, akan dialiri tegangan rendah sehingga ion-ion negatif klor aktif dan berkumpul pada sel atau plat karbon yang dialiri tegangan positif, sementara ion positif natrium akan berkumpul pada kutub sebaliknya.

Proses berikutnya mengalirkan air tawar ke dalam aki, sehingga ion-ion akan tertarik dari kutub-kutub dalam melayang bebas dalam air tawar. Kondisi yang mirip dengan aki elektrolit siap pakai atau baru di-charge, untuk menggerakkan motor listrik pada EV atau perlengkapan listrik lainnya.

Tetapi pada Quant Concept air garam tersebut telah ditambahi dengan unsur garam metal dan garam lainnya sehingga lebih pekat.

Solusi pekat yang terdiri dari high (air garam) dan low charge (air tawar) tadi disimpan dalam dua tangki berbeda berkapasitas 200 liter yang diletakkan di bagian belakang Quant. Ketika elektrifikasi, listriknya disimpan dalam superkapasitor bukan dalam aki seperti umumnya EV. Pemanfaatan superkapasitor tampaknya sudah mulai jamak pada mobil hybrid atau EV, seperti yang diterapkan pada Toyota Yaris Hybrid atau Mazda6 untuk proses i-ELOOP.

Penerapan nanoflowcell miirp dengan fuel ccll yang membutuhkan pengisian ulang hidrogen, menurut Nunzio La Vecchia, perancangnya, tetapi prosesnya lebih sederhana. Mirip dengan pengisian bensin di SPBU, air garam yang telah digunakan tidak diisi ulang begitu saja. Dengan tangki penuh, Quant mampu menempuh jarak hingga 600 km. (AFd)

Read more:
MMI Resmi Luncurkan New Mazda CX-5 dan New Mazda6
MMI Resmi Luncurkan New Mazda CX-5 dan New Mazda6

mobilmotor.co.id, Jakarta - PT Mazda Motor Indonesia (MMI) hari ini, Senin (27/04/2015) meluncurkan dua produk sekaligus untuk segmen SUV dan...

Close