Defensive Driving

0

Save live, time and money

Kecelakaan lalu lintas masih tinggi, menurut DitLantas Polda Metro Jaya, setiap bulannya sekitar 100 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas atau 3-4 orang per hari.

Kurangnya pemahaman berlalu lintas dengan benar, dan infrastruktur yang kurang sering dituding sebagai penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dari sisi pengemudi sendiri penyebab kecelakaan lalu lintas adalah tidak disiplin, tidak trampil dalam berkendara, emosional/agresif, mengantuk, mengemudi dengan kecepatan tinggi, tidak menjaga jarak aman, tidak berjalan pada jalurnya, serta mabuk karena miras atau narkoba. Untuk itu pernahkah kita introspeksi berkehendak untuk menerapkan defensive driving.

Berikut sebagian kecil langkah Defensive Driving seperti yang disampaikan Wijaya Kusuma dari ORD Training Center:

1. Patuhi undang-undang lalu lintas.

2. Hati-hati terhadap pengemudi yang sembrono.

Jika Anda melihat pengemudi yang ugal-ugalan di belakang Anda, biarkan orang itu berlalu. Lebih baik aman daripada menyesal kemudian.

3. Bertindak sebagai pengemudi yang dewasa.

Ketika Anda memutuskan memberikan pelajaran kepada pengemudi yang ugal-ugalan, justru pengemudi defensif tidak akan pernah melakukannya. Sebab rencana tersebut sama berbahayanya dengan mengemudi sambil mabuk sekalipun. Bebaskan diri Anda dari pemicu stress di jalan raya, kehidupan lainnya masih panjang untuk dijalani. (AFD)

Read more:
20150820_130823
GIIAS 2015 General Motor Perkenalkan Chevrolet Trax di Indonesia

mobilmotor.co.id Jakarta – PT General Motors Indonesia (GMI) selaku pemegang merek mobil Chevrolet di Indonesia menampilkan produk terbarunya, yakni Chevrolet...

Close