Mengemudi Aman, Nyaman, & Efisien

0

drive-safely

Mengemudi dengan seperti yang disebutkan pada judul, sangat baik, bagaimana penerapannya di jalan?

Selama mengikuti kegiatan “Rainbow in Paradise Mirage Eco-Smart Drive – The Reality Challenge” yang diadakan oleh Mitsubishi di Bali beberapa waktu yang lalu, makamobilmotor pun mengambil beberapa hal penting yang di dapatkan untuk bisa menjadi sebuah bacaan yang berguna, khususnya para pengemudi.

Acara yang menjadi pihak pembicara dari Mitsubishi (Mr. Hiroshi Matsuoka) dan IDDC (Indonesian Defensive Driving Center) ini sangat bermanfaat, berikut ini beberapa hal yangmobilmotor bisa jabarkan.

  1. Defensive Driving merupakan perilaku mengemudi yang dapat membuat kita terhindar dari masalah, baik yang disebabkan oleh orang lain atau diri kita sendiri. Jadi lebih pada menekankan pada cara mengemudi yang aman, benar, efisien dan bertanggung jawab.
  2. Safety Driving adalah mengemudi kendaraan dengan mengandalkan pengamalam dan keterampilan berdasarkan standar keselamatan dengan sikap mental yang positip serta waspada selama perjalanan.

Dari kedua penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa mengemudi dengan benar dan aman adalah sangat penting, mengingat hal tersebut akan berdampak pada soal keselamatan dan kenyamanan saat mengemudi.

Untuk kenyamanan, harus memperhatikan posisi duduk yang berpatokan pada 3K yakni: kenyamanan, komunikasi, dan kontrol. Selain itu yang paling penting selama mengemudi harus tenang dan tidak mudah terprovokasi sehingga mampu mengantisipasi situasi kondisi lalu lintas di depannya.

Selanjutnya berbicara soal efisiensi yang pada saat ini tengah menjadi sebuah topik hangat, dan pasti akan menjadi sebuah pilihan yang tepat, mengingat efisiensi ini sangat penting khususnya yang berkendara setiap hari. Yang harus Anda ketahui adalah kapankah komsusmsi bahan bakar paling banyak terpakai? Dibawah ini adalah beberapa hal yang biasa Anda lakukan:

  • Pada waktu akselerasi pertama kali saat lampu lalulintas berubah warna dari merah menjadi hijau, yang kadang secara tanpa sengaja langsung menekan pedal akselerasi kendaraan (pedal gas).
  • Pada saat akan mendahului kendaraan lain, Anda akan melakukan akselerasi agar kendaraan menjadi lebih cepat.
  • Saat melewati atau melalui jalan dengan model tanjakan yang panjang maupun pendek.
  • Dan yang paling sering dilakukan dijalan bebas hambatan adalah ngebut diatas kecepatan 100 km/jam.

Beberapa hal atau kondisi juga akan memperburuk komsumsi bahan bakar pada kendaraan, seperti:

  • Tekanan angin ban lebih rendah daripada nilai standar yang diajurkan.
  • Saringan udara yang kotor atau mampat
  • Oli mesin sudah kotor
  • Oli ATF (automatic transmision fluid) yang kurang
  • Kondisi busi atau spark plug yang sudah kurang baik atau sudah saatnya diganti.

Ada juga beberapa hal yang berpengaruh terhadap hematnya komsumsi bahan bakar, yaitu:

  • Jenis kendaraan dengan komsumsi bbm 7-10 km/liter.
  • Jenis mesin yang digunakan, apakan menggunakan yang memiliki kapasitas besar atau tipe mesin seperti V8 salah satunya.
  • Koefisien hambatan udara.
  • Jumlah penumpang yang naik dalam sebuah kendaraan.
  • Lingkungan atau kondisi kendaraan itu dipakai, misalnya lalulintas macet.
  • Cara mengemudi si pengemudi itu sendiri.

Semoga bermanfaat. :)

Read more:
4427449661258978838
Prototipe Ford GT Terbaru Kepergok sedang Uji Jalan

mobilmotor.co.id, Amerika Serikat - Sebuah prototipe bertampang sangar, Ford GT 2017 tertangkap kamera sedang melakukan pengujian untuk pertama kalinya. Produsen...

Close